Tampilkan postingan dengan label Fauna. Tampilkan semua postingan

Cara Membedakan antara Daging Sapi dan Daging Babi

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pandeglang Onah di Pandeglang mengharapkan agar masyarakat mewaspadai adanya penjualan daging yang kurang sehat, seperti dicampur formalin atau daging ayam mati kemarin (tiren) untuk ayam dan daging oplosan untuk sapi/kerbau.



"Ada beberapa ciri yang gampang diketahui oleh masyarakat. Untuk daging yang menggunakan formalin misalnya biasanya tidak dihinggapi lalat, sedangkan daging ayam tiren teksturnya lembek dan warnanya lebih pucat," ujarnya.

Onah juga menjelaskan, ada beberapa perbedaan antara daging sapi/kerbau dengan babi hutan atau celeng yang bisa diketahui oleh masyarakat.

Dari warna, daging babi lebih pucat dari daging sapi. Warna daging babi mendekati warna daging ayam. Kemudian serat daging sapi lebih padat dan garis-garis seratnya terlihat jelas, berbeda dengan babi yang seratnya samar dan sangat renggang.

Perbedaan lainnya, lemak daging babi memiliki tekstur lebih elastis sementara lemak sapi lebih kaku dan berbentuk. Selain itu lemak pada babi sangat basah dan sulit dilepas dari dagingnya sementara lemak daging sapi agak kering dan tampak berserat.

"Tekstur pada daging sapi lebih kaku dan padat dibanding dengan daging babi yang lembek dan mudah diregangkan," katanya.

Aroma daging sapi dengan babi, kata dia, juga berbeda. Untuk daging babi memiliki aroma khas, sementara aroma daging sapi telah diketahui semua masyarakat.

Onah juga menyatakan, telah menyampaikan imbauan pada para pedagang agar tidak menjadikan kesempatan tingginya harga serta banyaknya permintaan terpadah daging menjelang Lebaran, untuk melakukan penyimpangan dengan melakukan pengoplosan.

Unik! Telur Ayam ini ada Ekornya

Sebuah telur unik ditemukan di China bagian utara. Selain bentuknya lebih besar dari telur pada umumnya, benda itu berekor sepanjang tiga sentimeter.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (3/3), telur aneh itu ditemukan seorang warga bernama Lu di rumahnya Desa Liyuan, Provinsi Shanxi. Rumah Lu terletak di tepi Sungai Fen. Dia memelihara beberapa ayam betina dan salah satu ayamnya mengeluarkan telur tidak biasa itu.

Lu tidak tahu apa ayam-ayam lain juga mempunyai potensi mengeluarkan telur berambut itu. Namun para ahli mengatakan para hewan bisa bertelur tidak biasa sebab stres.

Ini bukan pertama kali ayam betina bertelur aneh, pada Mei dua tahun lalu seekor ayam mengeluarkan telur dengan lemak panjang di bagian luar nampak seperti ekor dan panjangnya sekitar 8,5 sentimeter.

Pada Januari 2005 ada telur berbentuk sendok yang keluar dari ayam betina di Kota Huabei, Provinsi Anhui.

Serangga-serangga Unik Pemegang Rekor Dunia

Serangga adalah hewan-hewan kecil yang banyak menyimpan beraneka ragam keunikan. Sebagai salah satu spesies yang paling banyak di bumi ini, peranan serangga sangatlah dibutuhkan bagi semua makhluk hidup. Serangga-serangga berikut ini ternyata menjadi pemegang rekor di dunia dengan keunikannya masing-masing. Berikut adalah 10 serangga pemegang rekor dunia tersebut:

1. Serangga Paling Cantik: Sunset Moth from Malagasy


Sayap serangga ini sebenarnya tidak memiliki pigmentasi apapun. Warna yang muncul di sayapnya berasal dari refraksi cahaya dari pita-pita mikro pada sayapnya. Serangga ini aktif pada siang hari, ketika serangga dari family yang sama aktif pada malam hari. Mereka berasal dari Madagascar dan Amerika Selatan, dan sayapnya berganti warna dari biru ke hijau keemasan dan lalu ke warna kuning ketika dilihat dari sisi yang berbeda.

2. Semut Paling Berbahaya: Black Bulldog Ant of Australia

Secara literatur, semut ini diketahui pernah membunuh manusia. Serangga ini merupakan jenis yang paling primitif dari semua semut dan sangat agresif. Panjangnya sekitar 1 inchi dan dapat tumbuh hingga 2 inchi. Sesuai namanya, semut ini hanya ditemukan di Australia dan gerakannya pun sangat cepat.

3. Serangga Terbang Tercepat: Horse Fly

Serangga ini dapat terbang dengan kecepatan 90 MPH (miles per hour). Ia juga memiliki manuver yang sangat baik di udara. Ia dapat berbelok dan berganti arah dengan kecepatan cahaya. Ia juga memiliki mata yang sangat besar, dan dapat melihat dengan sudut hampir 360 derajat.

4. Serangga Terberat: Goliath Beetle

Serangga ini berasal dari keluarga scarab beetle, dan suka memakan tanaman mati. Ia memiliki panjang 2 hingga 4,3 inchi dan berat sekitar 3 hingga 3,5 oz (sekitar 28,35 gram). Mereka memainkan peran penting dalam ekosistem sebagai dekomposer.

5. Serangga Paling Mengganggu: No-See-Um


Serangga ini merupakan lalat yang sangat kecil yang berkumpul dalam sebuah kelompok dan terbang dalam arah yang tidak jelas. Mereka dapat melewati celah-celah pintu atau jendela. Mereka biasanya hidup di tempat yang ada sumber airnya. Hanya yang betina yang menggigit dan menghisap darah, dengan tujuan mendapatkan protein untuk membesarkan telur-telurnya.

6. Serangga Terpanjang: Giant Stick Insect


Panjangnya sekitar 163 mm, dan jika dihitung ketika kakinya semua terentang, panjangnya menjadi 295 mm. Pada beberapa kasus, panjangnya bisa mencapai 20 inchi. Ada lebih dari 3.000 spesies dari serangga ini yang ditemukan, dan beberapa dari mereka memiliki sayap dan dapat terbang.

7. Serangga Ternyaring: Brevisana brevis


Spesies jangkrik ini bunyinya dapat terdengar hingga 1 mil jauhnya. Pada jarak dekat, bunyinya dapat mencapai 120 dB. Sebagai pembanding, musik pada diskotik ‘hanya’ berukuran 100 dB.

Ditemukan Crop Circle Bawah Air di Jepang, Pembuatnya Tertangkap Basah!

Langsung di simak aja ya gambar-gambar dibawah ini.




Orang yang nemuinnya namanya Yoji Ookata. dia udah punya license diving dari umur 21 tahun dan udah ngubek2x laut dan mendokumentasikan aktifitasnya selama 50 thn. Ketika menemukan ini, dia langsung menghubungi NHK dan bareng para kameramen mengabadikan temuan ini.

Crop Circle ini berada di kedalaman 80 kaki, percaya gak, ternyata yang bikinnya adalah ikan ini:



Ikannya ditemukan dalam keadaan loyo dan masih juga bikin crop circle ini. Dan tujuannya bikin Crop Circle adalah untuk menarik perhatian ikan cewek karena ternyata ikan ceweknya tertarik akan gelombang berbukit dari pasir.

Semut Panda, Serangga Menggemaskan Dengan Sengatan Mematikan

Inilah salah satu spesies serangga paling menarik di dunia, dijuluki "semut panda" (Euspinolia militaris).



Julukan semut panda memang tepat. Spesies tersebut memang menyerupai keduanya. Namun, jangan salah, spesies ini sama sekali bukan semut dan sama sekali bukan panda.

E militaris adalah sejenis tawon tak bersayap yang memiliki sengatan kuat. Saking kuatnya, jenis ini juga dijuluki "cow killer", mampu melumpuhkan sapi.

Meski memiliki penampilan lucu, spesies ini rupanya belum menarik banyak perhatian ilmuwan. Hingga saat ini, masih sedikit studi yang dilakukan.

Sejauh ini, hanya diketahui bahwa spesies ini dideskripsikan pertama kali pada tahun 1938, ditemukan di Cile, serta identitasnya ternyata bukan semut.






Perhatikan Yang Aneh Dari Bendungan Ini

Sebuah bendungan di Gran Paradiso National Park, bagian utara Italia menampilkan foto aneh dan menakjubkan. Untuk jelasnya langsung saja lihat gambar di bawah ini.



Kamu melihat ada yang berbeda dari foto di atas? Ok, sekarang kita perbesar gambarnya pada sisi dinding bendungan.



Sekarang terlihat ada titik-titik obyek aneh di dinding bendungan. Tapi, benda apakah itu? Tampaknya foto harus di-zoom in lagi.





Wow, inilah dia penyebab keunikan bendungan tersebut. Ternyata gerombolan kambing sedang memanjat.



Menakjubkan, kan? Kambing-kambing ibexes itu bisa memanjat di dinding yang nyaris 90 derajat.

Lumba-Lumba Jenis Baru Ditemukan di Australia


Kabar menggembirakan datang dari Australia. Tim peneliti internasional dari American Museum of Natural History dan Wildlife Conservation Society berhasil menemukan spesies baru dari lumba-lumba bungkuk di lepas pantai Australia.

Lumba-lumba memang kesohor sebagai mamalia laut yang memiliki beberapa keistimewaan. Cerdas, jiwa sosial, dan punya reputasi menolong manusia di lautan luas.

Melansir CS Monitor, 30 Oktober 2013, lumba-lumba spesies baru itu diidentifikasikan sebagai jenis baru dari lumba-lumba humpback—memiliki punuk di bawah sirip punggungnya.

Biasanya, lumba-lumba jenis ini berenang di sungai-sungai yang bermuara ke Samudera Hindia, Pasifik, dan Atlantik. Mamalia laut itu bisa tumbuh dengan panjang sekitar 2,4 meter dan memiliki warna abu-abu, pink, dan putih.

Tim peneliti mengatakan, akibat dari daerah jelajah geografisnya yang luas membuat beberapa lumba-lumba bungkuk terisolasi pada suatu daerah dan berkembang menjadi spesies baru.

Sampai saat ini, sudah ditemukan tiga spesies berbeda dari lumba-lumba bungkuk. Sedangkan spesies baru yang ditemukan di lepas pantai Australia adalah spesies baru ke empat yang diketahui oleh peneliti.

"Kami sangat terkejut, secara morfologi atau bentuk fisik dari lumba-lumba bungkuk itu tidak berbeda dengan lainya. Tapi, kami menemukan data genetiknya berbeda," kata Martin Mendez, peneliti dari Wildlife Conservation Society dan American Museum of Natural History.

Untuk mempelajari silsilah lumba-lumba bungkuk, tim peneliti memeriksa seluruh rincian genetik dan morfologi lumba-lumba bungkuk di seluruh dunia. Tercatat ada sekitar 235 lumba-lumba bungkuk, 20 jenis morfologi, dan 180 tengkorak lumba-lumba.

"Informasi temuan spesies baru dari lumba-lumba bungkuk ini telah menjadi sinyal bagi semua negara untuk melindungi keberadaannya pada suatu habitat. Sebab, hilangnya suatu habitat dan perikanan dapat menimbulkan ancaman besar hewan-hewan lainnya," tutup Mendez.

Hasil penelitian ini sudah diterbitkan di Jurnal Molecular Ecology pada 29 Oktober 2013.


LUMBA-LUMBA JENIS HUMPBACK

Temuan Rangka Naga Di Pulau Bangka


Masyarakat Pulau Bangka dihebohkan dengan penemuan tulang rangka yang diisukan sebagai seekor “Naga berkaki enam” dan konon katanya panjangnya mencapai belasan meter.



Temuan tulang Naga berkaki enam di Bangka Selatan yang menghebohkan masyarakat Bangka dan sekitarnya ini menarik perhatian Edi Nur Cahyono, dosen FPPB UBB (Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi, Universitas Bangka Belitung).

Dari keterangan beberapa waktu yang lalu, dan dari analisa kasat mata, bahwa Naga yang panjangnya mencapai belasan meter ini belum dapat dipastikan apakah seekor naga ataukah kerangka ikan paus.

”Kalau naga enggak mungkin, ada kemungkinan bangkai dari ikan yang terdampar, akan tetapi saya belum bisa memberikan keterangan lebih jelas”, ujar Edi Nur Cahyono, dosen FPPB UBB.



Sedangkan Yulistyo selaku kepala Dinas DKP mengatakan akan meneliti tulang-tulang hasil temuan masyarakat Bangka Selatan (Basel) beberapa waktu yang lalu, disinyalir sebagai tulang yang mirip naga.

”Kalau memang tulang-tulang itu langka, maka akan dikirim ke museum, akan tetapi jika itu merupakan tulang biasa, maka kita akan kembalikan ke dalam laut lagi, biar jadi rumah ikan yang lain.” ungkapnya saat di hubungi via telepon.



Akan tetapi, ungkap Yulistyo sampai saat ini DKP belum mendapatkan laporan dari DKP Kabupaten Bangka Selatan.

Awal Penemuan

Lokasi kerangka tulang ada di Desa Limus, dari Toboali ke arah utara melewati daerah transmigrasi, jaraknya kurang lebih ± 15 km. Tulang-tulang itu disimpan di rumah seorang nelayan setempat sebagai sang penemu “Naga”.

Menurutnya kerangka tersebut ditemukan pada hari kelima di Bulan Puasa 1431 H (Ramadhan 1431 Hijriyah) dan berada di laut pada kedalaman kurang-lebih ± 3 meter, didepan muara Sungai Nyire.



Saat ditemukan, terlihat ada semacam pukat yang tersangkut pada sesuatu yang tersembul di atas permukaan air.

Namun setelah didekati dan ditusuk-tusuk dengan ujung dayung, ternyata benda itu adalah kerangka atau tulang yang posisinya melengkung seperti bulan sabit.

Kemudian kerangka tersebut diambil dengan angkutan perahu. Untuk kerangka bagian kepala diperlukan tenaga 15 orang untuk mengangkatnya.


Tengkorak misterius yang ditemukan seorang nelayan di Sungai Nyire, Pulau Bangka

Terdapat Bulu-bulu Pada Rangka

Menurut penuturan sang penemu pada saat terlihat pertama yang berupa pukat dan sesuatu yang menonjol, itu adalah bulu-bulu dan tanduk pada kepala kerangkan tersebut.


Tulang-tulang itu disimpan di rumah seorang nelayan setempat sebagai sang penemu “Naga”

Bulu-bulu tersebut seperti layaknya rumbai bulu pada kepala seekor kuda. Benda tersebut tidak ada di foto lantaran menurut sang penemu, setelah benda tersebut yang sebelumnya telah dilihat oleh Bapak Bupati Basel, maka tidak diperlihatkan lagi pada umum.

Sebagai yang telah melihat langsung kerangka tersebut dapat kami beri gambaran, lingkar badan “mahluk” tersebut berkisar ± 2 m dengan panjang badan ± 15 meter.

Dilihat dari bentuk kerangka kepala mengarah kepada bentuk seekor ikan paus. Hanya pada tulang ekor yang masih terdapat sisa daging yang menempel, pada bagian tulang yang lain bersih dan berwarna putih kusam.

Ini Loh Mengapa Kucing Menengok Bila Dipanggil "Pus"

Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita menemukan banyak hewan di sekeliling kita, mulai dari anjing, kucing, belalang, kupu-kupu, ular, tawon, lebah, nyamuk, dan lalat.

Di antara hewan yang telah disebutkan, mungkin yang paling familiar dan akrab dengan manusia adalah anjing dan kucing.

Anjing dan kucing, menurut saya, adalah hewan yang paling banyak menerima perhatian dari kita, manusia.

Anjing dan kucing sangat populer untuk dijadikan hewan peliharaan, baik itu di rumah atau sekedar memelihara dengan memberi mereka makan.



Mereka pastinya sangat senang jika diberikan makan, karena mereka tidak usah susah-susah cari makan ke sana ke mari dengan perut lapar. Mereka hanya perlu menggonggong atau mengeong sebagai tanda mereka lapar dan berharap diberi makan.

Suara 'pus' = makan?

Pertanyaan tentang kucing, kenapa kucing akan datang kalau dipanggil 'pus'? Dan, kenapa semua orang memanggil kucing dengan panggilan 'pus'? Lebih baik ke pertanyaan yang kedua terlebih dahulu.

Kebanyakan orang akan memanggil kucing dengan panggilan 'pus' karena kata 'pus' singkat, padat, dan jelas. Namun, kucing itu sendiri tidak tahu bahwa dirinya dinamakan pus atau apa.

Kucing yang sejak lahir sampai dewasa tidak dipanggil 'pus' tidak akan mendatangi yang memanggilnya 'pus'.

Biasanya, orang yang memanggil kucing dengan panggilan 'pus' memiliki tujuan memberi makan. Dengan kebiasan orang yang memanggil 'pus' terus-menerus ketika memberi makan, maka kucing akan mengetahui bahwa suara 'pus' adalah makan.



Makan adalah kesenangan bagi kucing. Oleh karena itu, dengan memanggil 'pus' maka kucing akan merasa senang dan berharap akan realisasi dari rasa senangnya tersebut yaitu makan. Jadi, kucing yang datang ketika dipanggil 'pus' itu adalah kebiasaan.

Andaikan kucing sejak kecil sampai dewasa dipanggil 'woi' ketika hendak makan, sangat besar kemungkinannya kucing akan datang ketika dipanggil 'woi' meskipun tidak ada makanan.

Tidak heran, kalau ada kucing rumahan yang tidak menengok atau datang jika dipanggil dengan namanya, karena kucing tersebut biasa diberikan makanan begitu saja tanpa ada suara, perintah, atau komando khusus seperti 'pus'.



Oleh karena itu, bagi yang ingin kucingnya datang ketika dipanggil namanya, harus dibiasakan memanggil namanya ketika diberikan makan.

Kalau sudah terbiasa datang ketika dipanggil, maka coba tanpa makanan. Jika kucing datang, maka elus-eluslah dia supaya dia tetap merasa senang dan disayangi.

Foto Udara Di Tahun 1900-an, Kok Bisa?

Dapatkah anda menebak bagaimana gambar ini dipotret di tahun 1900?

Foto Udara Di Tahun 1900-an, Kok Bisa

Foto Udara Di Tahun 1900-an, Kok Bisa

Foto Udara Di Tahun 1900-an, Kok Bisa

Ketiga gambar diatas merupakan gambar sebuah kota yang diambil di tahun 1907. Satu hal yang mengherankan ialah bagaimana foto tersebut diambil. Tentunya pada tahun 1900’an kamera cctv belum tercipta, helikopter dan pesawat pun belum ada. Lantas bagaimana caranya orang-orang pada masa itu bisa mengambil foto dengan angle seperti ini?

Inilah jawabannya:
Foto Udara Di Tahun 1900-an, Kok Bisa

Foto Udara Di Tahun 1900-an, Kok Bisa

Rupanya bantuan dari burung-burung merpati digunakan. Burung yang memang bisa dilatih untuk kembali terbang ke tempat semula ini dipasangkan kamera di badannya, sehingga ketika ia terbang, kamera tersebut bisa mengambil gambar dari lokasi yang diinginkan.

Tarian Bunuh Diri Massal Semut



Dancing Ants

"Dancing Ants" atau "Death Mill" atau "Ants Circle of Death" pertama kali dipelajari oleh psikolog hewan amerika theodore schneirla pada tahun 1944.

Para semut saling berkumpul dan mulai berjalan membentuk lingkaran. Salah satu referensi umum untuk fenomena ini dihubungkan dengan seorang naturalis amerika william beebe, yang melihat dan kemudian menggambarkan fenomena ini di Guyana pada tahun 1921.

Tentara semut bergerak dalam lingkaran dengan lingkar kaki 1.200. Butuh waktu 2,5 jam setiap semut untuk menyelesaikan loop. Gerakan ini berlangsung selama dua hari sampai sebagian besar peserta (semut) meninggal.

Bagaimana terjadinya lingkaran tersebut? Seorang ahli semut menjelaskan awalnya ada semut yang terpisah dari koloninya. Nah ketika terpisah dari koloninya, sang semut memiliki peraturan sederhana, "ikuti semut di depannya". Karena semut yang terpisah dari koloni saling mengikuti di depannya, maka mereka akan membentuk sebuah lingkaran yang mirip seperti black hole.

Cerita Unik "Orang Pendek" Danau Gunung Tujuh Kerinci

Danau Gunung Tujuh di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat tak hanya memiliki kekayaan alam. Tapi juga cerita unik, tentang "orang pendek" yang menjaga kawasan itu.

Orang pendek yang dimaksud adalah makhluk kecil setinggi 50 cm yang bentuknya kombinasi manusia dan orang utan. Ia tidak berekor, tapi telapak kakinya menghadap ke belakang. Beberapa penduduk mengaku pernah melihatnya, tapi makhluk itu menghilang secepat kilat.

Cerita Unik Orang Pendek Danau Gunung Tujuh Kerinci

Jeremy Holden dan Debby Martir, dua turis asal Inggris, juga mengaku pernah melihat hewan itu sekilas. Mereka kemudian mengadakan penelitian di kawasan itu sejak 1995. WWF juga ikut mendanai penelitian untuk menyibak misteri orang pendek ini dan sejumlah kamera dipasang di hutan di kawasan ini.

Tapi hingga kini hewan itu tak kunjung ditemui. Walaupun tempatnya di jantung taman nasional, tidak terlihat ada "orang pendek". Justru burung-burung dan berang-berang yang berenang hilir mudik di danau.

Cerita Unik Orang Pendek Danau Gunung Tujuh Kerinci

Kemungkinan binatang-binatang liar itu sudah pindah ke kawasan hutan yang lebih jauh ke dalam seiring dengan mulai banyaknya orang yang datang ke kawasan Danau Gunung Tujuh.

Danau Gunung Tujuh merupakan danau vulkanik yang terbentuk akibat kegiatan gunung berapi ratusan tahun lalu. Panjangnya sekitar 4,5 kilometer dengan lebar sekitar 3 kilometer.

Cerita Unik Orang Pendek Danau Gunung Tujuh Kerinci

Menjelajahi Danau Gunung Tujuh, pengunjung bisa berenang dan berjalan di pinggiran danau. Pada bagian tepi danau terhampar pasir putih sepanjang hampir satu kilometer. Pasir putih ini biasanya tenggelam saat pemukaan air danau naik pada musim penghujan dan muncul ketika permukaan air danau turun pada musim panas.

Cerita Unik Orang Pendek Danau Gunung Tujuh Kerinci

Selain tempat wisata, kawasan Danau Gunung Tujuh merupakan salah satu pusat keanekaragaman hayati Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Berbagai jenis tumbuhan dan satwa, seperti harimau Sumatera, kambing hutan, rusa, tapir, dan beruang madu banyak ditemukan di sini. Jadi bisa berwisata sekaligus belajar.

Inikah Anjing Hasil Eksperimen Genetik

Inikah Anjing Hasil Eksperimen Genetik. Dengan penampilan gaya rambut Mohawknya dan tubuh merah muda tertutup tutul-tutul seperti macan tutul, binatang misterius ini dengan santainya membuat takut penduduk setempat di Xinxiang, Provinsi Henan.

Xinxiang dekat dengan beberapa pusat penelitian ilmiah dan sekolah medis lokal dan penduduk setempat menjadi yakin bahwa makhluk itu adalah hasil sebuah eksperimen yang tidak beres, dalam pelarian dari laboratorium terdekat.

Seorang saksi mengatakan: "Kulit merah muda membuatnya tampak seperti babi yang salah dalam beberapa jenis eksperimen genetik.

Inikah Anjing Hasil Eksperimen Genetik

Inikah Anjing Hasil Eksperimen Genetik

Tapi polisi mengatakan anjing itu sebenarnya adalah jenis dalam silsilah anjing berbulu jambul Cina yang adalah hewan peliharaan yang mahal.

"Ini jelas merupakan seekor anjing, dan cukup yang mahal pada saat itu," kata juru bicara.

Mahluk yang aneh dengan jumbai rambut di kepala, ekor dan tutul tutul pada tubuh, mungkin bisa menjadi kontestan dalam kontes Anjing Terburuk Sedunia.

Inikah Anjing Hasil Eksperimen Genetik

Salah satu contoh terkenal, Yoda (gambar bawah), memenangkan kontes Anjing Terburuk Dunia 2011 di Sonoma Marin Fair untuk rambut jumbai pendeknya, lidah yang menjulur, dan kaki panjang yang tampaknya tak berbulu.

Anjing ini hidup tak terurus sebelum Terry Schumacher menemukannya di belakang sebuah gedung apartemen dan salah mengiranya adalah seorang tikus.

Inikah Anjing Hasil Eksperimen Genetik

Anjing itu kemudian mendapatkan $ 1.000 dan trofi 15 kali ukuran tubuhnya ketika dia memenangkan kontes yang diselenggarakan di Santa Rosa, California Juni tahun lalu.

Foto Momentum Kematian Hachiko sang Anjing Setia



Foto Momentum Kematian Hachiko sang Anjing Setia - Masih ingat dengan hachiko? anjing setia yang berasal dari jepang dan rela menunggu majikannya yang telah meninggal di depan stasiun kereta.

Sebuah artikel yang di publikasi oleh harian Yomiuri di jepang mewartakan tentang adanya museum yang berlokasi di shibuya Tokyo, Jepang dan berhasil memajang foto yang sangat langka, yaitu momentum kematian hachiko sang anjing setia.



“Dari foto diatas terlihat bagaimana orang-orang berdoa untuk kedamaian roh dan jiwa dari hachiko, dari foto ini juga kita bisa melihat bagaimana hachiko sangat dicintai pada masanya” kata seorang museum kurator shibuya folk and literary shirane memorial, Keita Matsui.

Keita mengungkapkan bahwa aktivitas hachiko yang sehari-hati menunggu majikannya dengan setia di depan stasiun kereta api tiap sore itu juga ditulis oleh harian Asashi shimbun pada era 1930-an. Karena publikasi dari tulisan harian itu, akhirnya nama hachiko berkobar ke seantero jepang.

Tanggal 8 maret 1935, Hachiko dilaporkan menemui ajalnya di dekat stasiun shibuya, mayat hachiko di bawah ke kamar di bagasi stasiun yang juga merupakan tempat favorit hachiko saat setia menunggu majikannya.

Foto diatas juga merupakan foto yang diambil di ruang bagasi itu dan dipublikasikan oleh harian Shimbun Yamato esok harinya. Foto momentum kematian hachiko diatas memuat gambar dari Yaeko Ueno (istri Hidesaburo Ueno, sang majikan Hachiko – kedua dari kanan) beserta staf stasiun shibuya.

Salah satu staf stasiun shibuya yang bernama Yoshizo Osawa, memberikan foto momentum kematian hachiko itu kepada putrinya yang paling besar, Nobue Yamaguchi (78 tahun).

Nobue yamaguchi yang sudah berusia 78 tahun dan menjadi saksi hidup kisah hachiko ini juga berujar kalau hachiko memang kerap datang ke stasiun tiap hari untuk menunggu sang majikan dan mereka, para penghuni stasiun juga kerap memberikan makan kepadanya.

Semoga kini hachiko sudah bisa bermanja-manja dengan pemiliknya di surga dan semoga kisah kesetiaan hachiko ini bisa kita ambil hikmahnya bahwa kesetiaan adalah inti dari kasih sayang.

Mengapa Burung Angsa Membentuk Formasi V Saat Terbang?



Kalau kita tinggal di negara 4 musim, maka saat musim gugur, akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf V.Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah mengapa rombongan angsa terbang dengan formasi bentuk huruf “V”?

Kalau kita tinggal di negara 4 musim, maka saat musim gugur, akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf “V”.Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah mengapa rombongan angsa terbang dengan formasi bentuk huruf “V”?



Fakta (1) :
Kepakan sayap angsa di depan, memberi “daya dukung” bagi angsa dibelakangnya. Angsa di belakang tidak perlu susah-payah menembus ‘airwall’ di depannya. Hasilnya, seluruh kawanan angsa dapat menempuh jarakterbang 71 % lebih Jauh dari pada kalau setiap angsa harus terbangsendiri-sendiri.

Pelajaran (1) :
Bila arah dan tujuan kita sama, dan kita mau saling berbagi dalam perserikatan, maka pencapaian tujuan kita akan menjadi lebih cepat dan lebih mudah. Mampukah kita untuk saling dorong dan saling dukung satu sama lain dalam pencapaian tujuan bersama ?. Sudah seharusnya !. Karena angsa saja bisa !

Fakta (2) :
Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan angsa di depannya.

Pelajaran (2) :
Kalau kita memiliki cukup logika umum, kita akan tetap berada dalam perserikatan bersama partner lain dan pengelolanya. Kita membuka diri untuk menerima dan memberi bantuan dari dan kepada partner lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama dalam perserikatan yang akan menjadi milikkita bersama.

Fakta (3) :
Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.

Pelajaran (3) :
Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Kita yakin potensi semua partner. Tapi, manusia saling bergantung satu sama lain dalam pengetahuan, keterampilan, kemauan, kapasitas, karunia lain yangunik, serta talenta atau sumber daya lainnya.

Fakta (4) :
Angsa-angsa yang terbang dalam formasi mengeluarkan suara riuh-rendah dari belakang memberi semangat kepada angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.

Pelajaran (4) :
Kita harus memastikan bahwa ucapan kita akan memberi dukungan kekuatan, bukan melemahkan. Semua partner dalam perserikatan akan saling memperkuat, sehingga hasil yang dicapai akan menjadi lebih besar. Dukungan dalam satu kesatuan hati dilandasi nilai-nilai luhur adalah kualitas suara dan ucapan partner yang diharapkan bersama oleh semua partner dalam perserikatan .

Fakta (5) :
Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan angsa yang jatuh dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat terbang lagi, tidak sampai mati. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.

Pelajaran (5) :
Kalau saja kita berperasaan seperti seekor angsa, kita akan tinggal bersama partner yang berada dalam kesulitan, seperti ketika segalanya baik, dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat bangkit kembali.

Sumber http://anehdidunia.blogspot.com/2012/06/alasan-burung-angsa-membentuk-formasi-v.html#ixzz1x2dPbIEf