Mulai Menuai Karma, Malaysia Peringatkan Penularan Penyakit Melalui Air Sungai


Pin It

Malaysia menutup beberapa taman dan memperingatkan masyarakatnya untuk tidak berenang dan membuang sampah di sungai. Hal itu dilakukan setelah 10 orang meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh tikus.

New Strait Times dan The Star melaporkan pada Sabtu (24/8), remaja usia 17 tahun di negara bagian utara Kedah meninggal dunia akibat bakteri penyakit leptospirosis. Remaja itu meninggal setelah setelah piknik dan berenang di salah satu sungai sebulan lalu.

Beberapa taman di seluruh negeri telah ditutup setelah kematian tersebut. Beberapa kematian diduga disebabkan oleh penularan virus itu melalui air.

Laman Departemen Kesehatan memperingatkan masyarakat untuk tidak berenang dan menyelam di sungai saat hujan. Sebab jika mereka memiliki luka di tubuh bisa menyebabkan kemungkinan infeksi.

Menteri Kesehatan, Liow Tiong Lai, dikutip Times mengatakan, pihaknya akan mendistribusikan selebaran dan poster untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit ini, Senin (23/8).

Leptospirosis disebabkan oleh paparan terhadap air yang terkontaminasi dengan air kencing binatang yang terinfeksi dan diserap melalui kulit.

Tikus adalah pembawa utama, dan kampanye kementerian mendesak masyarakat untuk tidak membuang sampah di dekat sumber air yang dapat menarik tikus.

Kasus penyakit ini meningkat pesat di Malaysia. Pada 2009 sebanyak 62 orang meninggal akibat bakteri tersebut.

Gejala penyakit ini antara lain, nyeri otot, demam, muntah, dan sakit kepala. Leptospirosis dapat disembuhkan jika orang yang terjangkit melakukan perawatan rutin selama satu pekan.

0 comments:

Posting Komentar